Definisi
Peluang
Eksperimen merupakan suatu pengamatan
yang dilakukan seseorang dimana pengamatan tersebut dapat berupa hal apapun
misalnya temperatur udara, mengundi uang logam atau dadu, mencatat intensitas
kemacetan dsb, waktu yagn diperlukan dalam eksperimen pun beragam tergantung
dengan kebutuhan, bisa setiap detik, menit, jam, hari, bulan, bahkan tahun yang
semuanya itu dapat diulangi.
hasil eksperimen dapat dinamakan
Peristiwa. Apabila peristiwa lebih dari satu maka di sebut “Saling Eksklusif atau Saling Asing” yang peristiwa satu dengan lainnya saling
bertentangan/bersebrangan atau mencegah terjadinya peristiwa lain.
Misalnya :
Mengundi mata uang logam lalu
memperhatikan mana yang nampak, mata uang logam mempunyai dua sisi/muka yang
berlainan/berbeda, salah satu sisi menunjukan gambar serta sisi lainya
menunjukan angka sehingga peluang antar kedua muka/sisi tersebut 50:50 dan
merupakan perestiwa ekslusif atau saling asing.
Misalkan sebuah peristiwa E dapat
terjadi sebanyak n kali diantara N peristiwa yang saling eksklusif dan
masing-masing terjadi dengan kesempatan yang sama maka peluang peristiwa E
terjadi adalah
dan dituliskan dalam bentuk P(E) = 
Jadi peluang adalah suatu kemungkinan
yang mungkin terjadi dari peristiwa atau kejadian di masa yang akan datang
Untuk contoh yang lebih mudah dipahami
adalah mengundi mata uang yang mana memiliki dua sisi yang berlainan, artinya
terdapat dua kemungkinan antara sisi gambar atau sisi angka yang terbuka,
sehingga masing-masing sisi mempunyai peluang untuk keluar adalah ½.
1.
Beberapa Aturan Peluange
·
Paling kecil peristiwa
E berharga nol dan paling besar berharga satu, sehingga didapat batas-batas
peluang
VII
. . . . . . 0 < P(E) < 1.
·
Simbol Probabilitas
P(E)
= 0 (Probabilitas peristiwa E tidak akan terjadi)
P(E)
= 1 (Probabilitas peristiwa E pasti terjadi)
·
Saling berkomplemen
·
Dari Definisi P(E) =
,
jika E menyatakan bukan peristiwa E maka P(E) = 1-P(E) atau P(E) + P(E) = 1
·
Saling Ekskusif atau
saling Asing
Peristiwa
saling Eksklusif dihubungkan dengan kata atau, miasalnya jika K buah peristiwa
E1, E2, . . .Ek saling eksklusif atau saling
asing maka peluang terjadinya E1 atau E2 atau,
. . . .Ek sama dengan jumlah peluang tiap peristiwa
Adupun
dalam rumus :
VII = P(E1 atau E2 atau . . . atau
Ek)
= P(E1) + P(E2)
+ . . . P(Ek)
·
Syarat peristiwa yang
satu menjadi syarat peristiwa yang lain. Misalnya terjadinya peristiwa A karena
di dahului oleh peristiwa B. Peluangnya di tulis P(A | B) dan disebut peluang
bersyarat untuk terjadinya peristiwa A dengan sayarat B
P(A dan B) = P(B) . P(A|B)
·
Jika kedua-duanya tidak
saling mempengaruhi maka disebut peristiwa bebas atau independen.
P (A|B) = P (A)
·
Hubungan Inklusif
Yakni berlaku hubungan atau A atau B atau kedua-duanya terjadi
P(A dan atau B) = P(A) + P(B) – P(A dan B)
Sumber : Metoda Statistika (Edisi 6), Oleh: Sudjana, Penerbit: Tarsito Bandung